Friday, August 25, 2006

25 AGUSTUS 1984 - 25 AGUSTUS 2006

Hari ini tepat 22 tahun yang lalu aku terlahir ke dunia ini. Peristiwa besar setidaknya bagi aku sdr, krn hari itu aku diberi tanggung jawab oleh Tuhan yang mana semua makhluk tidak ada yg mau menerimanya..Ya menjadi manusia adalah amanah terbesar yg pernah diberikan Tuhan kepada makhlukNya.

Kali ini tidak ada perayaan, pesta, atau momen spesial yg lain. Ulang tahunku kali ini hrs aku lalui sendiri di Jakarta jauh dari orang2 yg kusayangi dan semoga jg menyayangiku. Namun justru di tengah kesendirian ini timbul suatu pertanyaan sederhana yg sedikit orang yg bisa menjawabnya....

"APAKAH YG TELAH KAU LAKUKAN DENGAN 22 TAHUN USIA
YG TELAH TUHAN BERIKAN KEPADAMU"

Bagiku pertanyaan di atas sangatlah sulit untuk menjawabnya. Saat sejarah banyak mencatat orang2 besar di jamannya masing2 sudah berbuat begitu banyak hal tidak hanya untuk dirinya sdr tapi jg untuk org lain. Yang plg gampang diingat Ir.Soekarno, Hatta dll pada usia yg sama mulai merintis kemerdekaan bagi negerinya sementara aku pd usia ini seakan tidak ada artinya.

Padahal kita tahu hidup hanya sekali dan hidup harus penuh makna dengan kata lain hidup kita harus punya arti plg tdk bagi orang2 di sekeliling kita. Apalah artinya kita hidup jika kita tidak ada pun, tidak memberikan pengaruh apa2 bagi lingkungan kita(ekstrim-nya mati pun tidak ada yg rugi).Hal inilah yg plg aku takutkan, hidupku tidak cukup memberi arti bagi lingkungan ini. Seperti inilah yg msh aku rasakan sekarang...

Setelah aku sadari hal ini apa yg kemudian hrs aku lakukan. Tdk ada yg tahu berapa lama lagi usia yg dikaruniakan Tuhan kpd-ku. Sudah tiba waktunya bagiku untuk bangkit dan pelan2 menjawab pertanyaan besar di atas. Dan kalau Tuhan mengijinkan semoga beberapa waktu mendatang apabila pertanyaan itu kembali aku bisa menjawabnya.

Hal pertama yg hrs kulakukan untuk bangkit adalah dgn melupakan masa lalu yg tlh berlalu. Mengingat dan mengenang masa lalu kemudian bersedih atas nestapa yg ada di dalamnya adlah tindakan bodoh. Yg terjadi adlh memupuskan tekad dan membunuh semangat yg demikian krn masa lalu tlh berlalu dan kesedihan takkan mampu mengembalikannya.

"ANGIN SELALU BERHEMBUS KE DEPAN, AIR AKAN MENGALIR KE DEPAN DAN SETIAP
KAFILAH PUN AKAN BERJALAN KE DEPAN "

Takdir atau masa depan memang hanya Tuhan yg tahu, apa yg terjadi beberapa saat lagi pun tidak ada yg tahu yg menjadi milik kita hanyalah masa sekarang bukan masa lalu yg telah berlalu dan masa depan yg belum tentu datang. Untuk itu jadikan setiap menit bahkan detik sekalipun berharga bagi kita.

WAHAI MASA LALU YG TELAH BERLALU & SELESAI, TENGGELAMLAH SEPERTI MATAHARI.
KAMU TIDAK AKAN PERNAH MELIHATKU TERMENUNG SEDIKITPUN MENGINGATMU.
WAHAI MASA DEPAN ENGKAU MASIH DALAM KETIDAKPASTIAN AKU TIDAK AKAN PERNAH
BERKHAYAL DAN BERMAIN-MAIN DENGAN DUGAAN TERHADAPMU.ESOK HARI BELUM TENTU DICIPTAKAN.
YANG MENJADI MILIKKU ADALAH ENGKAU WAHAI MASA KINI.ENGKAU YANG AKAN AKU JALANI SEKARANG INI

(inspired by LA TAHZAN)

Thursday, August 17, 2006

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA


Hari ini 17 agustus 2006 negara ini merayakan kemerdekaannya yang ke 61. kebanyakan dari kita sedikit banyak pasti sudah mengerti seperti apa perjalanan negara ini mulai dahulu hingga sekarang ini. Namun banyak sebagian dari kita yang tidak mengerti apabila kita ditanya seperti apa negara ini di masa depan.
Ada pendapat menarik dari Jeffrey A. Winters (guru besar dept. politik Northwestern Univ.) pengamat politik Indonesia tentang negara ini di masa depan.

“INDONESIA AKAN MENJADI BAGIAN DARI PEREKONOMIAN
KULI TERBESAR DI ASIA DALAM 20 THN KE DEPAN”

Apabila kita mau berpikir lebih jauh mungkin pendapat di atas bisa saja menjadi kenyataan.Ada beberapa alasan yang mendukung kenyataan tersebut
1. Menyusutnya stok sumber daya alam
Sudah lama negara ini dibuai oleh pernyataan bahwa negara ini mempunyai sumber daya alam yang melimpah ruah yg tdk ada habisnya. Pendapat seperti itu sudah seharusnya disingkirkan jauh2, krn kenyataannya skr apa yg kita jumpai tidaklah seperti itu.
• Minyak bumi kita telah jauh menyusut menuju kepunahan. Dulu kita pernah menjadi negara pengekspor minyak namun yg terjadi skr pd saat harga minyak bumi sedang tinggi kita cuman bisa menyesali mengapa produksi minyak bumi kita justru jauh berkurang bahkan untuk mencukupi kebutuhan dlm negeri saja kita hrs meng-impor. Ke depan mengingat sifat SDA ini yg tdk terbarui sepertinya kita hrs mulai berpikir ulang untuk bergantung pd komoditas ini.
• Perkebunan juga tidaklah menggembirakan seperti halnya minyak bumi. Kita tahu bahwa negara ini mempunyai lahan subur yg dapat dijadikan aset negara. Namun kenyataanya hampir 20 % lahan sawit di Sumatera & Kalimantan sudah dikuasai pengusaha Malasyia dan akan semakin meningkat. Kalau sudah seperti itu apa yg bs diharapkan dari lahan yg subur tersebut.
2. Angka kemiskinan dan pengangguran
Angka pengangguran semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2001 sekitar 8 juta jiwa kemudian meningkat tahun 2006 menjadi 11,1 juta jiwa. Tanpa perlu ahli matematika kita bisa hitung seperti apa pengangguran di negara ini 20 thn ke depan. Angka kemiskinan th 2006 sekitar 44 juta jiwa.
3. Tidak ada konsep pembangunan yg jelas.
Saat negara lain berlomba mengeksploitasi keunggulan komparatifnya masing2 agar mampu bersaing negara ini msh bingung mencari-cari apa yg menjadi keunggulan komparatifnya. Saat ini negara lain sdh mempy. konsep dan arah pembangunan yg jelas. Dari jenis industri agribisnis negara2 spt Thailand dan Vietnam sedang menginjak gas dalam2 menggenjot sektor unggulan tsb. Industri manufaktur kita tahu Cina adalah raksasanya bahkan skr muncul India sbg pesaing. Industri otomotif kita tahu Jepang, Korea dan negara Eropa adalah penguasanya. Sementara untuk industri High Tech siapa yg menolak fakta negara2 G-7 sebagai yg terdepan. Sementara Indonesia dengan berbagai alasan mencoba bersaing melawan mrk tanpa keunikan yg jelas. Ada baiknya Indonesia menentukan sektor apa yg mjd prioritas dan keunggulan kita shg mjd kekuatan bangsa. Putera Sampoerna mengingatkan “if you can’t compete with someone who already esthablised, you have to be unique or different”.Kalau semua sector industri sudah dikuasai negara lain apa yg dapat kita harapkan di masa depan.

Pendapat di atas menjadi relevan untuk kita kaji mengingat perjalanan negara ini masih sangat muda apabila dibandingkan dengan pemerintahan yang pernah berkuasa di tanah air ini. Negara ini masih harus melewati banyak ujian untuk membuktikan kelangsungan hidupnya di masa depan. Kita semua tahu di wilayah yg dikenal dgn Indonesia sekarang ini pernah berdiri sejumlah pemerintahan/Negara/kerajaan yang memerintah wilayah tsb.Bahkan sejumlah pemerintahan bisa disebut lebih besar dari pemerintahan sekarang ini. Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit merupakan beberapa bentuk pemerintahan yg pernah berkuasa di wilayah nusantara. Pemerintahan Majapahit berkuasa selama ± 200 tahun (R.Wijaya 1294- Kerthabumi 1478) kemudian runtuh. Sedangkan pemerintahan Sriwijaya lebih lama lagi berumur ± 600 tahun lalu kemudian runtuh.
Dari gambaran di atas maka perjalanan Negara ini yg msh 61 tahun menunjukkan tantangan ke depan sangatlah berat dan menantang. Kita tentu tidak berharap beberapa abad ke depan nama Negara Kesatuan Republik Indonesia dikenang seperti halnya Sriwijaya, Majapahit dll. Anak cucu kita hanya mengenal Negara kesatuan RI sebagai Negara yg mengalami keruntuhan bahkan sebelum mengalami masa keemasannya.
Tugas kita bersama selaku generasi penerus untuk memastikan kekhawatiran di atas tidak terbukti

DIRGAHAYU NEGERIKU TERCINTA

Tuesday, August 15, 2006

GO BACK HOME ISRAEL..



FINALLY GO BACK HOME.....
WHAT YOU GET IN THE WAR
(civillian,childs or what...)

Monday, August 14, 2006

Wanita-Ku




Untuk setiap pelukan yang kau berikan dengan kelembutan
Untuk setiap sapaan yang kau lontarkan dengan kasih yang menggetarkan
Untuk setiap senyuman yang kau berikan di setiap pagi yang menyejukkan
Untuk setiap doa-doa yang kau panjatkan dan hantarkan aku menggapai mimpi
Untuk mu wanita yang terindah dalam hidupku
Maafkan aku,ku hanya sanggup memanggilmu ‘ibu’

by: Martin M

Friday, August 11, 2006

DAY 2

Jumat, 11 Agustus 2006
Day 2
Waktu menunjukkan pukul 6 pagi sejak semalam akhirnya draft proposal itu selesai. Hari ini sesuai janjiku aku harus kembali menghadap SIO untuk kedua kalinya membahas penelitianku. Namun yg menjadi beban pikiranku saat ini bgmn dengan keberangkatanku ku Jakarta. Terpikir untuk menelepon Ibu Santi namun bgmn mungkin aku membatalkan pertemuan tsb & bgmn pula aku menyampaikan kepada persh. tentang maksud merancang ulang jadwal riset di pabrik. Kembali terngiang kata – kata bijak berikut ini.

Jangan Pernah Meminta Hidup Lebih Mudah
Berdoalah Agar Kita Lebih Kuat


Nun jauh disana di Jl. Raya Cilincing 1 Tj. Priok Jakarta. Ibu Santi kembali meneleponku menyampaiakn kabar bahwa rencana pertemuan dengan Bpk. Firman harus di-scheduling ulang krn beliaunya ada keperluan dinas..Thanks God it was great accidently. Segera aku sampaikan permasalahanku kemarin dan jawaban Bu Santi yg cukup melegakan bahwa masalah tersebut bisa diatur.

Thursday, August 10, 2006

DAY 1

Kamis, 10 Agustus 2006
Day 1.
Hari pertama penelitian bisa dibilang baru dimulai sekarang. Yang aku lakukan pertama kali adalah memberitahu dosen pembimbing I (ISP) untukkonsultasi sekaligus meminta saran sebelum keberangkatanku ke Jakarta. Beliau memberi saran tentang identifikasi masalah sebagai langkah pertama prosedur penelitian ilmiah. Tak lupa pula beliau menyarankan aku menemui dosen pembimbing II (SIO) untuk meminta saran yang sama.

( Ready for the first problem)

Menjelang siang hari aku baru bisa bertemu beliau setelah cukup lama mengantri bersama rekan2 yg lain yg bermaksud melakukan konsultasi. Setelah akumenyampaikan maksud dqn tujuan kedatangan Beliau mulai memberi semacam kuliah singkat tentang metodologi ilmiah yg cukup berguna bagi ku kelak, samapi saat ini semua berjalan lancar hingga aku memberitahukan bahwa mulai senin ini aku akan berangkat ke jakarta unuk memulai riset.
Yg beliau sampaikan berikutnya yg cukup membuat aku terrkejut. Beliau menyarankan aku untuk meminta perusahaan menunda jadwal riset yg sebelumnya akan dimulai senin depan. Beliau meminta aku untuk tidak berangkat dalam waktu dekat ini kerana percuma saja aku berangkat tanpa ada rencana detail yg jelas. Awalnya aku berencana mulai senin depan akan menetapdi jakarta sementara waktu untuk melakukan riset sambil sesekali blk ke kampus untuk konsultasi. Beliau meminta aku mengerjakan dan menyelesaikan proposal terlebih dahulu baru kemudian berpikir kapan berangkat ke jakarta.
Baru hari pertama namun hari ini sudah harus ditutup dengan kegalauan hati yg mendalam mengingat senin depan aku mempunyai janji dengan Bpk. Firman di pabrik namun SIO mempunyai pertimbangan lain. Rencana awal hari ini aku plg ke Sby. untuk bersiap mengurus keberangkatan ke Jakarta namun dengan kejadian tadi semua rencana harus di- arrange ulang.

LIFE IS UNPREDICTABLE
THE DAY BEFORE I FELT HAPPY
BUT RIGHT NOW I FEEL SO DESPERATES

Malam ini pun harus akan menjadi malam panjang krn aku diminta menyusun draft proposal untuk diserahkan besok pagi.

Wednesday, August 09, 2006

Perjuangan Akan Dimulai......

Rabu, 9 Agustus 2006
Akhirnya kabar itu datang juga, I bu Santi PR & Communications PT ISM Bogasari Flour Mills memberitahukan kepadaku bawa aku sudah bisa mulai melakukan riset di persh. tersebut. Beliau juga menyampaikan bahwa Senin depan tgl 14 Agustus 2006 aku ditunggu oleh orang bagian produksi yang akan menjadi pembimbingku di sana ..Oh ya nama orang itu Bpk. Firman Nasution
Cukup lama juga penantian yang kualami ini, kepastian tempat memang sudah cukuplama diberitahukan namun kabar mengenai pelaksanaannya tak pelak menjadi kabar yang menggembirakan sekali.

….Dan Perjuangan Pun Akan Dimulai
Bendera perang sudah dikibarkan
Genderang sudah ditabuh
Tak ada kata menyerah
Menang atau menjadi pecundang
<!-- End #content -->