MENGUAK TABIR MISTERI JOGJAKARTA (poros gunung merapi-keraton-laut selatan)

DAY 2 : Mengagumi Keindahan Kraton dan Istana Taman Sari
Check in hotel sekitar pukul 6 pagi dilanjutkan dengan mencari sarapan untuk mengisi perut. Ngantuk masih menyerang akibat tidak nyenyaknya tidur semalam, maka kuputuskan untuk tidur sebentar sebelum mulai meng-explore jogja. Pukul 9.30 bangun dari tidur dengan kondisi badan yg cukup segar untuk memulai hari. Destinasi pertama adalah kraton jogja melalui jalur malioboro lewat alun2 utara. Berhubung hari Jumat maka sholat Jumat kutunaikan di masjid agung Kauman yg punya bangunan unik di dalam masjid tempat Sultan biasa sholat.
Selepas Sholat Jumat aku menuju Istana Taman Sari yg terkenal dengan Istana airnya, dari Masjid Kauman sebenarnya lumayan jauh bila ditempuh dengan jalan kaki namun karena Jogja sedang mendung bahkan hujan turun rintik2 maka tak menjadi mslh jalan kaki melalui Pasar Ngasem menuju Taman Sari. Taman Sari terletak persis di belakang pasar Ngasem, bangunan tua seluas 10ha terdiri dari kolam pemandian dan istana air. Disinilah tempat rekreasi Sultan sambil menyaksikan para selir menari dari atas bangunan. Arsitektur taman sari cukup menarik karena mengandung banyak filosofi Jawa di dalamnya. Ada bangunan yg menggambarkan agama2 di Jawa, bahkan konon symbol burung Garuda terdapat di relief bangunan ini. Aku juga baru tahu bahwa burung garuda tunggangan dewa “wisnu” dalam filosofi Jawa melambangkan Loyalitas. Selain itu bagi yg blm tahu burung “derkuku” yg sering dipelihara Sultan ternyata juga bukan hanya sekedar binatang piaraan. Burung tsb symbol kemakmuran rakyat krn burung ini sering berada di tengah2 tanaman padi sehingga bila masih terdapat burung ini berarti masy. masih bisa memanen padinya.




0 Comments:
Post a Comment
<< Home